kondisi Mahasiswa Papua saat ini dalam dinamika Otsus
Istilah “Mahasiswa sebagai Penyambung Lidah Rakyat”, nampaknya tepat digunakan untuk mewakili keterlibatan mahasiswa sebagai penyalur aspirasi rakyat. Mengapa demikian? Mahasiswa bisa dikatakan sebagai garda terdepan dari “masyarakat” itu sendiri. Contoh sederhananya semisal bila terjadi ketidakselarasan kebijakan atau aturan dari pemerintah kepada masyarakat, biasanya pihak yang maju terlebih dahulu untuk mengkritik bahkan menentang adalah mahasiswa. Mulai dari mengadakan mimbar diskusi terbuka hingga menggerakan massa untuk berdemo. Semua itu dilakukan untuk mencapai puncak keadilan baik untuk masyarakat maupun pihak pemerintah.
Dalam diskus Mingguan yang diselenggarakan oleh koordinator pendidikan HIPMA_LANI _Bandung, dengan thema yg sangat menarik “ kondisi Papua saat ini dalam Otsus” selama satu jam lebih itu banyak yang berpendapat bahwa mahasiswa Papua (lanny jaya) saat ini. Hilangnya identitas mahasiswa yang sesungguhnya yaitu “ Mahasiswa sebagai agen perubahan”, pada hakikatnya adalah pelaku dari kondisi real yang harus terlibat dalam kerja_kerja nyata. Kondisi mahasiswa saat ini, krisis intelektualnya, krisis kritiknya, dan hilangnya independensinya sebagai mahasiswa independen. Karena kurangnya membangun kesadaran diri dari kondisi objektif. Sehingga banyak mahasiswa yang saat ini lebih memilih diam dalam kesenangan mereka yang sebenarnya tidak membangun kesadaran berfikir yang kritis.
Banyak sekali fakta di Papua yang harus disuarakan oleh mahasiswa Papua. Bukan hanya diam, duduk nyaman di ruangan ber-AC, sembari mendengar petuah dosen yang omong kosong. Perubahan terjadi karena ada gerakan, di kelas kita hanya belajar teori, tanpa tahu bagaimana praktiknya. Cukuplah kita dinina bobohkan dan dengan kesenangan kita masing_ masing, saatnya kita bangun satu kekuatan kita dengan indentitas yang sama sebagai “penyambung lidah rakyat”
Perlawan kita hari ini terhadap penguasa, kebijakan penguasa yang tidak pro pada rakyat. Saya mengajak ini saatnya untuk melawan dengan cara kita mahasiswa yaitu lewat diskusi, mimbar bebas, seminar dan aksi, dan menentang ketidakadilan yang terjadi depan mata kita. Kini sudah saatnya mahasiswa bangkit, menyuarakan keresahannya. Bukti sejarah sesungguhnya menyakinkan bahwa semua penguasa jatuh dari kursinya, akibat tekanan dari mahasiswa.
#Saatnya mahasiswa bangkit #persatuan adalah modal utama kemenangan rakyat.
Oleh: wimwene
Sekret Hipma-Lani-B 24_01_2021

Komentar
Posting Komentar